Surat Pengantar Peserta Ujian Seleksi PPGJ 2018 Akan Segera Terbit

      Salam sejahtera untuk kita semua, bagi sahabat yang mendaftar PPG ditahun 2018 ini  mungkin masih menunggu-nunggu kapan dan kapan surat panggilan PPG datang?Sahabat Program SIMPKB Guru Pembelajar GP merupakan wadah sosial bagi guru Indonesia untuk bisa saling berbagi pengetahuan mengenai program pemerintah dalam mengupayakan pengembangan kompetensinya sebagai guru. Belajar bersama demi masa depan yang cerah dan lebih baik lagi untuk anak didiknya kelak. Kita selaku guru, seyogyanya memiliki peran yang sakral dalam menggapai cita-cita bangsa. Menghadapi tantangan globalisasi yang semakin erat kaitannya dengan tantangan kemajuan IPTEK se jagad raya. Nah sahabat jangan khawatir sebentar lagi Surat Pengantar Peserta Ujian Seleksi PPGJ 2018 Akan Segera Terbit, untuk itu silahkan panatu  di link https://app.simpkb.id/gtk,

Sim Pkb

      Mungkin sudah pada hafal apa itu PPG? Pendidikan Profesi Guru (PPG) yaitu program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 PGSD dan S1/DIV kependidikan non PGSD dan S1 Psikologi yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan sekolah dasar.

Surat Pengantar Peserta Ujian Seleksi PPGJ 2018 Akan Segera Terbit

      Terjadinya perubahan-perubahan yang sangat cepat dalam segala aspek kehidupan akibat dari gelombang globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memunculkan serangkaian tantangan baru yang perlu disikapi dengan cermat dan sistematis. Perubahan tersebut secara khusus berdampak terhadap tuntutan akan kualitas pendidikan secara umum, dan kualitas pendidikan guru secara khusus untuk menghasilkan guru yang profesional melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG).

      Guru profesional adalah guru yang dalam melaksanakan tugasnya mampu menunjukkan kemampuannya yang ditandai dengan penguasaan kompetensi akademik kependidikan dan kompetensi substansi dan/atau bidang studi sesuai bidang ilmunya. Calon guru harus disiapkan menjadi guru profesional melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan mahasiswa didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus.

      Menurut Pasal 3 ayat (1) Permendiknas Nomor 8 Tahun 2009 Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki lembaga pendidikan tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh menteri. Lembaga penyelenggara program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh menteri.

      Kriteria penunjukan LPTK sebagai penyelenggara program Pendidikan Profesi Guru (PPG) ditentukan berdasarkan pemenuhan persyaratan yang terkait dengan peringkat akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), ketaatan azas dalam penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai dengan peraturan perundangan yang ada, komitmen LPTK dalam memberikan laporan EPSBED, verifikasi lapangan untuk memeriksa kesesuaian antara proposal usulan penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan kenyataan yang sebenarnya seperti kualifikasi sumber daya manusia, kualitas sarana dan prasarana dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang mendukung program studi kependidikan, dan Program Pengalaman Lapangan (PPL).

      Dalam pelaksanaannya program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dilakukan oleh jurusan/program studi yang sesuai dengan tugas sebagai berikut:

1. Menyusun rencana induk pengembangan program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

2. Mengembangkan standar kompetensi lulusan, kurikulum, sistem pembelajaran, dan PPL program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bersama dengan jurusan dan atau program studi yang sejenis.

3. Melaksanakan rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

4. Menyeleksi dan menetapkan dosen untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

5. Melaksanakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang bermutu.

6. Melaksanakan standardisasi sistem seleksi.

7. Melaksanakan uji kompetensi dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait.

8. Melaksanakan evaluasi diri dan penjaminan mutu program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

9. Menjalin kerjasama dengan sekolah mitra dalam penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diwujudkan dalam nota kesepahaman.

10. Menyeleksi calon guru pamong.

11. Melaporkan hasil uji kompetensi kepada direktur jenderal.

      Banyak tantangan yang akan kita hadapi ke depan. Termasuk persaingan ekonomi yang akan diterapkan di wilayah asia yang akrab disapa dengan MEA. Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam upaya meningkatkan daya saing global terebut. Salah satu pendukungnya adalah bidang pendidikan sebagai muatan paling memiliki daya tarik sangat kuat dalam mendongkrak SDM yang ada di Indonesia, dan nantinya akan berpengaruh kepada bidang perekonomian dan bidang-bidang lainnya yang sangat membutuhkan SDM yang berkualitas pula. Mari bersama belajar. Guru Indonesia Bisa!!

Semoga bermanfaat!!!

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!