Aplikasi Dapodik Versi 2019 Resmi Rillis

Selamat malam sahabat predatordapodik.com, pada kesempatan yang berbahagia ini admin akan memberikan informasi yang berhubungan dengan aplikasi dapodik, dikutif dari laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/ bahwa Aplikasi Dapodik Versi 2019 Resmi Rillis, Sekian lama menunggu Aplikasi Dapodik Versi 2019 penerus Dapodik 2018b  yang rilis Oktober 2018. Dapodik versi 2019 khusus untuk entry data semester 1 tahun pelajaran 2018-2019. Sebelum entry ada baiknya menyiapkan berkas-berkas yang berkaiatan dengan entry dapodik.

Aplikasi Dapodik Versi 2019 Resmi Rillis

Project dapodik telah berjalan beberapa waktu dan sudah dapat menjaring data cukup kumplit dari segi kuantitas maupun kualitas, dan sudah dimanfaatkan untuk beberapa keperluan. Tentunya semua pihak turut berperan dalam pendataan dapodik ini tak terkecuali Operator Sekolah (OPS). Pada tahun pelajaran baru tentunya ada tahapan penting dalam pendataan dapodik diantaranya memasukan data peserta didik baru, menaikan siswa ke tingkat lebih tinggi, maping rombel, maping pembelajaran, dan update data lainya.

Untuk tahun pelajaran baru 2018/2019 Aplikasi Dapodik versi terbaru ini dapat sahabat operator sekolah unduh di link : http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan

Persiapan Entry Data Dapodik.
Untuk mempersiapkan entry dapodik kita telebih dahulu mempersiapak formulir yang dibagikan ke peserta dapodik dan dikumpulkan beserta data dukungnya. Idealnya kita cukup melihat dari isian form namun terkadang kita harus kerja ekstra (ngalahi bahasa jawanya) karena masih sering ditemukan data yang diisikan pada formulir dapodik berbeda dengan bukti fisik data dukung, terlebih untuk siswa jenjang SD.

Daftar Perubahan Aplikasi Dapodik versi 2019
Berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2019:

[Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
[Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
[Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
[Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
[Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
[Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
[Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
[Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
[Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
[Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
[Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
[Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
[Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
[Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
[Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
[Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
[Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
[Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
[Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
[Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
[Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
[Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)

Sinkronisasi kirim data dapodik.
Untuk mencegah penuhnya jaringan saat mendekati batas waktu pengiriman dapodik, kita harus segera mengirim data atau sinkrpnisasi secara bertahap tidak menunggu data tersisi semua (terpenting data sudah valid). Sinkornisasi tidak perlu menunggu teman pun saya sendiri suka menunggu teman dulu untuk melhihat kondisi aplikasi maupun server dapodik, yang terpentik tidak menunggu batas waktu pengiriman dapodik 🙂

Namun begitu seperti biasa, antusiasme operator sekolah (OPS) dapat menjadikan link download error karena banyaknya lalu lintas. Operator sekolah yang telah dahulu berhasil mendownloadnya juga sering berbagi dengan mengupload ulang dan di bagikan melalui grup-grup jejaring sosial mereka.

Demikian yang dapat admin sampaikan pada artikel kali ini, semoga menjadi manfaat yang berlipat ganda dan tentunya saran serta komentar yang positif untuk kemajuan website ini sangat admin harapkan. SALAM SATU DATA.

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!