DHGTK Maintenance Tidak Usah Panik

Selamat malam sahabat predatordapodik.com, pada artikel kali ini admin akan memberikan informasi terkait DHGTK, dimana DHGTK saat ini sering terjadi maintenance alhasil para ops menjadi kewalahan dan tentunya akan membuat cemas Kepala sekolah dan juga guru yang sudah sertifikasi, namun disini ada penjelasan jika DHGTK Maintenance Tidak Usah Panik, berikut penjelasannya.

DHGTK Maintenance Tidak Usah Panik

Hanya di sampaikan kepada Bapak Ibu Kepala Sekolah maupun Guru yang telah Sertifikasi, dikarenakan telah terbitnya Daftar Pengusulan untuk di ajukan ke Kementrian mengenai Validasi dan Verifikasi dari Dinas Kabupaten,

Kami sampaikan, Mohon untuk tidak Panik, dikarenakan baru Pengusulan belum terbit SK untuk Pencairan, dengan kata lain, Masih dalam Proses Pengumpulan data Berkas, untuk kesesuaian Data baik Nominal Gaji yang akan diterima Bapak Ibu.

Adapun kenapa tidak adanya Data Bapak Ibu Kepala Sekolah/Guru yang telah di edarkan Dinas adalah karena :

1. Belum Ditariknya Data Dapodik oleh Pengelola Tunjangan Pusat sehingga belum berubahnya Data Baru karena Proses Mutasi/Rotasi

2. Belum Terbitnya InfoGTK sesuai Dapodik terbaru dikarena Kementrian sedang memproses data tersebut penarikan data seluruh Indonesia.

3. Data Dapodik belum di synchron karena Kepala Sekolah lama belum masuk kedalam Induk Sekolah Baru

4. Maintenance Infogtk sehingga tidak bisa di akses oleh semua PTK

Sehingga yang harus di lakukan adalah :

1. Bersabar dan serahkan semua kepada yang mengerjakannya.

2. Beri Ruang agar OPS bisa memantau dan setiap hasil pasti akan di sampaikan kepada Bapak Ibu semua

3. Synchron Ulang dan tunggu 1 minggu kedepan untuk menunggu hasil dari Info GTK yang masih dalam Perbaikan.

4. Untuk DHGTK kepada Semuanya wajib untuk mengabsen baik menggunakan Mesin, maupun langsung Secara Online via aplikasi Hadir GTK di Website : http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id/v.2/

Tidak ada Pengaruh jika seorang Pimpinan akan tidak valid INfo GTKnya karena Guru tidak mengabsen, karena Absen hanya berlaku Untuk Perorangan,tetapi sangat berpengaruh jika Kepala Sekolah tidak ada, (tercantum dalam dapodik) yang mengakibatkan semua Guru dalam sekolah tersebut tidak dapat mengirimkan data DAPODIK (Synch) dan dipastikan data akhir akan sangat berbeda dengan perubahan barunya
sehingga tertangguhkanya pencairan semua Tunjangan dalam 1 Sekolah tersebut

Demikian disampaikan
Sumber diambil dari PERMENDIKBUD No 10 Tahun 2018 Tentang :

PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI,
TUNJANGAN KHUSUS, DAN TAMBAHAN PENGHASILAN
GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH

Semoga membantu dan Terima kasih

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

4 Comments

  1. Hey there, Tidy article. There’s an concern together with your web page in website traveler, would probably test this specific? IE ‘s still industry director in addition to a huge component of other people will probably neglect the terrific publishing because of this trouble koleksi vlogger indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!