Penjelasan Penolakan Penerbitan NUPTK

Selamat sore sahabat predatordapodik.com, pada artikel kali ini admin akan memberikan Penjelasan Penolakan Penerbitan NUPTK, namun sebelumnya akan menjelaskan pengertian NUPTK, dimana NUPTK adalah singkatan dari Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang merupakan Nomor Induk bagi seorang Pendidik atau Tenaga Kependidikan. NUPTK diberikan kepada seluruh PTK baik PNS maupun Non-PNS sebagai Nomor Identitas yang resmi untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.

Penjelasan Penolakan Penerbitan NUPTK

NUPTK terdiri dari 16 angka yang bersifat tetap karena NUPTK yang dimiliki seorang PTK tidak akan berubah meskipun yang bersangkutan telah berpindah tempat mengajar , perubahan riwayat status kepegawaian dan atau terjadi perubahan data lainnya.

Manfaat NUPTK
Manfaat untuk tenaga pendidik yang memiliki NUPTK adalah:

1. Berpartisipasi dalam sebuah proses/mekanisme pendataan secara nasional sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.

2. Mendapatkan nomor identifikasi resmi dan bersifat resmi dan bersifat nasional dalam mengikuti berbagai program/kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat/daerah.

Bagaimana Memiliki NUPTK
PTK dapat memiliki NUPTK dengan cara mengisi kuisioner Pengajuan NUPTK, pengisian kuesioner Pengajuan harus dengan lengkap, benar dan rasional sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Berikut penjelasan mengenai penolakan Penerbitan NUPTK :
– Dokumen yang diupload tidak sesuai Persesjen (juknis);
– Data PTK berbeda dengan Dokumen yang dilampirkan;
– Scan dokumen tidak full/terpotong;
– Dokumen fotocopy (harusnya dokumen asli dan berwarna);
– Ijasah tidak diupload (bukan Daftar Nilai / Transkrip Nilai);
– Dokumen tidak jelas terbaca;
– Tidak ada dokumen yang diupload;
– SK tidak ada ttd + stempel;
– SK masa berlakunya sudah habis;
– SK selain dari Kepala Dinas/Kepala Daerah (Negeri);
– Harusnya upload SK GTY & Surat Penugasan (pembagian tugas) dari Sekolah 2 tahun terakhir berturut dan masih berlaku scan dalam 1 file (Swasta);
– Surat Keterangan Pengganti eKTP dari Disdukcapil masa berlakunya sudah habis.

Persyaratan mendapatkan NUPTK
1. Pendidik dan Tenaga Kependidikan Warga Negara Indonesia
2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memiliki Satuan Administrasi Pangkal (Sekolah Induk) yang jelas pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
3. Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada jalur pendidikan formal-non formal baik yang berada di bawah binaan Kementerian Pendidikan Nasional maupun Kementerian Agama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
4. Pendidik dan tenaga kependidikan yang masih aktif melaksanakan tugas sesuai dengan kewajibannya.
5. Usia pendidik dan tenaga kependidikan setinggi-tingginya 60 th.
6. Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang memiliki masa kerja serendah-rendahnya ( minimal ) 2 tahun tanpa putus yang dibuktikan dengan melampirkan SK Tugas dari Kepala Sekolah/Instansi bagi PTK non-PNS

Demikian yang dapat admin jelaskan semoga bermanfaat, saran serta komentar yang membangun website ini sangat admin harapkan.

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!