Kebijakan Baru CPNS 2018

Assalamualaikum wr.wb, sahabat predatordapodik.com, kali ini admin akan berbagi info terkait Kebijakan Baru CPNS 2018, yang tentunya sangat di nanti oleh seluruh Teman-teman peserta tes CPNS 2018, dan berikut penjelasannya

Kebijakan Baru CPNS 2018

Siap-siap akan ada kebijakan baru dari BKN baik penurunan passing grade maupun sistem perangkingan khusus untuk kuota yang belum terisi,dengan catatan peserta yg sudah lulus SKD ketika tes SKB tidak akan lagi bersaing dengan peserta SKB yg berasal dari kebijakan baru tersebut.

Keuntungan buat yg sudah lulus SKD dan sudah tidak memiliki saingan kemungkinan besar SKB hanyalah formalitas saja dan bisa dinyatakan sudah menjadi CPNS dengan catatan tidak ada masalah dipemberkasan.
Bagi yg lulus SKD dan masih memiliki beberapa pesaing yg jg lulus SKD untuk berebut kursi yg tersedia maka tentunya faktor tes SKB berbasis CAT ONLINE akan sangat menentukan karena bobotnya sekitar 60 persen (tes wawancara kemungkinan besar tidak akan dilakukan sesuai permenpan 2018).

Sedangkan peserta hasil perangkingan akan bersaing sesama peserta lainnya memperebutkan kuota yg tersedia melalui SKB CAT online dengan bobot 60 persen.

Yang paling penting dan harus dihindari adalah banyaknya CALO DAN OKNUM yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengeruk rupiah dr para calon korbannya. Buat teman2 perserta tes CPNS jangan pernah percaya sedikitpun terhadap CALO DAN OKNUM yang mengatasnamakan BKD,BKN,PANSELNAS maupun KEMENPAN karena jelas sistem kelulusan sejak tahun 2017 benar2 murni dari usaha masing-masing.

Jadi tahun 2018 ini juga seperti tahun 2017 tidak ada kelulusan dengan menggunakan uang tetapi lulus dengan usaha dan kerja keras anda sendiri. Kalau anda tiba2 saja dihubungi oleh CALO DAN OKNUM tersebut dengan janji2 manisnya mohon untuk diabaikan saja karena sudah pasti hanya akan merugikan anda.

Karena setelah anda membayar sejumlah uang yang dilakukannya hanyalah tidur2 dirumah,jalan2 dan menghabiskan uang anda tersebut tanpa melakukan usaha apa2 demi kelulusan anda sebab memang tidak ada celah sedikitpun untuk bisa menyogok PANSELNAS.

Terakhir bahwa sistem perangkingan untuk nama-nama peserta yang lulus itu dikeluarkan oleh PANSELNAS bukan oleh BKD di daerah. BKD tidak memiliki wewenang dalam melakukan perangkingan peserta SKB.
Semoga infonya bermanfaat buat yang membaca menyebarkannya dengan niat kebaikan.

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!