Link Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 Pemkot Surakarta

Selamat malam sahabat predatordapodik.com, pada artikel kali ini admin akan berbagi Link Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 Pemkot Surakarta yang mana Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota Surakarta telah mengumumkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) sebagai bagian dari rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.

Link Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 Pemkot Surakarta

Hasil SKD tersebut dibagikan melalui situs resmi BKD Pemkot Surakarta dan telah dibagi berdasarkan jadwal seleksi. Pemkot Surakarta telah melakukan ujian SKD di Sragen sejak 27 Oktober hingga 30 Oktober 2018.
Menurut laman resmi BKD Pemkot Surakarta, link atau berkasi hasil ujian SKD peserta sudah dapat dilihat dan diunduh :

https://drive.google.com/open?id=1tLrSq1H0GP-55BxbduC_lzLmR-X-DwAw

https://drive.google.com/open?id=1nXFUfK95rGYjH3x5hX3bo-DOQh0xBWJy

https://drive.google.com/open?id=1YgeeXI-CblZZEaryhChcdITshi63PtCm

https://drive.google.com/open?id=1_6GFYA_bQLov7IsBKD032eL3ZDy0JGUk

https://drive.google.com/open?id=1L1eRa4EI6fwFLoMsvWXsTv5oZrxSPt-N

Pada pengumuman tersebut, sudah terdapat lampiran yang berisi nomor peserta, nama peserta beserta hasil SKD.
Rilis tersebut hanya berisi skor yang secara umum telah dilihat pada layar monitor saat peserta telah menyelesaikan ujian SKD.

Sedangkan untuk peserta yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) masih harus menunggu pengumuman selanjutnya.
Mengingat pihak BKN menyebut kecilnya peserta yang lolos ujian SKD, maka pihak panitia penyelenggara masih melakukan rapat dan evaluasi untuk mencari solusi terbaik untuk peserta.

Namun Kepala BKN, Bima Haria Wibisana menegaskan tidak akan ada penurunan passing grade.

“Jadi kita akan meneruskan apa yang jadi hasil yang sekarang ini. Jadi yang sudah lulus tes ini akan lanjut ke tes selanjutnya,”

“Lalu bagaimana dengan formasi yang masih kosong? karena banyak peserta yang tidak lulus,” jelas Bima.

Bima menegaskan tidak akan menurunkan passing grade dari tes SKD.
“Dalam pembicaraan yang dilakukan, mungkin tidak akan menurunkan passing grade-nya. Karena passing grade itu sudah minimum, takutnya kita akan menerima PNS yang tidak berkompetensi,” ujar Bima.

Bima kembali menjelaskan jika untuk mengisi formasi yang kosong dimungkinkan untuk melakukan perangkingan.

“Perangkingan total skor, karena ada yang tidak lulus tapi banyak total skor tinggi, ini alternatifnya. Kita masih coba lakukan simulasi untuk mengisi kekurangan formasi pelayanan publik di daerah yang kosong terutama guru dan tenaga kesehatan,” jelas Bima lagi.

Semooga bermanfaat!!!

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!