Tahap Usulan Tunjangan Guru Honorer Setara UMR

Predatordapodik.com_Guru honorer diusulkan mendapat tunjangan setara Upah Minimum Regional (UMR). Usulan itu datang langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Tahap Usulan Tunjangan Guru Honorer Setara UMR

Mendikbud mengusulkan tunjangan guru honorer setara UMR tersebut, terutama bagi guru atau mereka yang tidak bisa diangkat melalui seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Adapun seleksi CPNS 2018 baru saja selesai dilakukan. Menyusul seleksi CPNS tersebut, tahun ini pemerintah akan membuka seleksi PPPK yang diperkirakan mulai Februari 2019 ini.

Berikut ini penjelasan Mendikbud soal tahap usulan tunjangan honorer dan informasi pendaftaran PPPK 2019 dari BKN.

Mengutif Tribunjogja.com, Mendikbud Muhadjir Effendy mengusulkan agar guru honorer mendapatkan tunjangan yang setara UMR.
“Ini masih dalam tahap pembicaraan, guru honorer yang tidak bisa diangkat melalui seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maka akan kita berikan tunjangan setara dengaan UMR,” ujar Mendikbud di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Anggaran untuk tunjangan guru honorer tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Namun jika APBN tidak mencukupi, menurut Muhadjir, bisa ditutup APBD.
“Paling tidak ada jaminan, guru honorer mendapatkan tunjangan setara dengan UMR,” kata Mujadjir.

Muhadjir mengatakan, saat ini jumlah guru honorer sebanyak 700.000.
Mendikbud menjelaskan ada tiga skema dalam penyelesaian guru honorer.
Skema pertama adalah mengangkat guru honorer melalui proses CPNS yang masih memenuhi syarat dari segi usia maupun kualifikasi.

Kemudian, skema kedua melalui jalur PPPK dan skema ketiga dengan memberikan tunjangan setara dengan UMR. Pada kesempatan yang sama, Kemendikbud berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan anggaran pendidikan dapat termanfaatkan dengan baik.

“Terutama untuk dana transfer daerah yang jumlahnya 63 persen dari total anggaran Kemendikbud. Jadi agar lebih tepat sasaran,” jelas dia lagi.

Muhadjir menjelaskan anggaran Kemendikbud pada 2019 sebanyak Rp35 triliun, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak Rp40 triliun.

Hal ini dikarenakan sejumlah pengerjaan bangunan fisik seperti sekolah diserahkan ke kementerian lain.

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!