Cara Pengajuan NUPTK

Predatordapodik.com_ Selamat pagi sahabat pada artikel kali ini admin akan berbagi mengenai Cara Pengajuan NUPTK yang mana untuk Guru dan Tenaga Kependidikan wajib untuk mendapatkan Nomor Unik tersebut. Nomor Induk tersebut nanti bisa digunakan untuk pencairan dana seperti sertifikasi dan pengurusan lainnya. Dengan mempunyai Nomor NUPTK pastinya anda sudah pasti diakui sebagai guru seutuhnya.

Cara Pengajuan NUPTK

Sedikit menjelaskan tentang NUPTK, NUPTK adalah : Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) merupakan Nomor Induk bagi seorang Guru atau Tenaga Kependidikan (GTK). NUPTK diberikan kepada seluruh GTK baik PNS maupun Non-PNS yang memenuhi persyaratan dan ketentuan sesuai dengan surat Direktur Jenderal GTK sebagai Nomor Identitas yang resmi untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dalam rangka peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan. NUPTK terdiri dari 16 angka yang bersifat unik dan tetap. NUPTK yang dimiliki seorang GTK tidak akan berubah meskipun yang bersangkutan telah berpindah tempat mengajar, perubahan riwayat status kepegawaian dan atau terjadi perubahan data lainnya.

GTK dapat memiliki NUPTK dengan cara memastikan data yang bersangkutan telah di-input dengan lengkap, benar dan valid dalam aplikasi Dapodikdasmen atau dapodikpauddikmas sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Setelah melalui proses verifikasi dan validasi (verval) GTK oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan – Kemendikbud, bagi GTK yang memang belum memiliki NUPTK akan diusulkan ke sekolah induk GTK secara sistem untuk dilengkapi dokumen-dokumen yang sesuai persyaratan untuk dikirim ke Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat melalui sistem Aplikasi Verval GTK untuk di verifikasi, setelah lolos verifikasi oleh Disdik selanjutnya secara sistem akan diverifikasi oleh Ditjen GTK dan bila selanjutnya dinyatakan lulus verifikasi maka PDSPK akan menerbitkan NUPTK bagi GTK tersebut.

Bagi guru dan Tenaga Kependidikan yang ingin mendapatkan NUPTK ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi anda bisa mengunjungi situs resminya yaitu di gtk.data.kemdikbud.

Setelah anda mengetahui syaratnya anda tinggal persiapkan semua berkas yang wajib anda scan untuk keperluan pengajuan NUPTK baru :

a. KTP
b. SK KEPALA DINAS
c. IJAZAH SD/MI
d. IJAZAH SMP/MTs
e. IJAZAH SMA/SMK/MAK
f. IJAZAH S1 ( Terakhir )

Setelah lengkap keenam persyaratan tersebut, sebelum anda proses mengaploudnya anda wajib untuk menyecan semua berkas yang ada, ingat semua wajib asli tidak boleh foto copy.

Adapun cara untuk mengajukan NUPTK Baru adalah sebagai berikut

1.Masuk ke website resminya yaitu Verval PTK
Silahkan masukkan username dan Pasword anda dan Login

2. Karena saya membahas mengenai cara mengajukan jadi saya tidak akan menerangkan fungsi dari beberapa menu bar yang ada di dalamnya, jadi kita langsung ke menu NUPTK >> Calon Penerima NUPTK >>Pilih Guru yang mau di ajukan.

3. Setelah masuk ke menu Calon Penerima NUPTK maka ada beberapa guru yang belum masuk dalam Penerima NUPTK, dan anda tinggal klik nama salah satu guru yang mau anda ajukan, setelah itu anda tinggal klik Uploud Dokumen.

4.Tahap terakhir maka anda akan diarahkan ke menu ngaploud gambar, ingat, jangan disimpan di file ber extention .jpeg, tetapi wajib Pdf. , Setelah semua data anda dipersiapkan dalam format PDF pastinya anda langsung menguploud seluruh data yang diperlukan tanpa ada yang tertinggal sedikitpun, setelah selesai anda tinggal Uploud Dokumen.


Alhamdulillah selesai, silahkan tunggu sampai proses selesai, setelah selesai anda pergi ke menu NUPTK >> Status Penerima NUPTK hal ini dilakukan untuk mengecek apakah daftar guru tersebut sudah masuk dalam daftar tunggu untuk pengajuan NUPTK Baru. Jika proses sudah selesai akan ada tanda seperti gambar di bawah

Silahkan tunggu sampai proses selesai.

Semoga bermanfaat!!!

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

1 Comment

  1. Waalaikum salam, kalo menurut aturan kan mesti sk bupati/sk kepala dinas, kalau hanya mengetahui kepala dinas tetapi sk nya masih sk kepsek, kemungkinan tidak bisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!