Persyaratan Pengajuan Karis/Karsu PNS

Predatordapodik.com_ Selamat malam sahabat ASN di tanah air, berikut admin bagikan informasi terkait Persyaratan Pengajuan Karis/Karsu PNS, yang mana Kartu Istri (Karis) / Kartu Suami (Karsu) adalah Kartu Identitas Istri/Suami Sah yang berstatus PNS, apabila Istri/Suami Bercerai maka Karis/Karsu Tidak Berlaku Lagi dan jika Rujuk Kembali Maka Karis/Karsu Berlaku Kembali.

Persyaratan Pengajuan Karis/Karsu PNS

DASAR HUKUM :

  1. UU No. 8 Tahun 1974 jo UU No. 43 Tahun 1999
  2. Kep. Ka. BKN No. 115.a/KEP/1983 jo Kep. Ka. BKN No. 007/KEP/1988

PENGERTIAN :

Kepada setiap isteri Pegawai Negeri Sipil diberikan Kartu Isteri, disingkat KARIS, dan kepada setiap suami Pegawai Negeri Sipil diberikan Kartu Suami, disingkat KARSU;

KARIS/KARSU, adalah kartu identitas isteri/suami Pegawai Negeri Sipil dalam arti bahwa pemegangnya adalah isteri / suami sah dari Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan;

KARIS/KARSU berlaku selama yang bersangkutan menjadi isteri/suami sah dari Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan;

Apabila seorang Pegawai Negeri Sipil berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil tanpa hak pensiun, maka KARIS /KARSU yang telah diberikan kepada isteri/suaminya dengan sendirinya tidak berlaku lagi;

Apabila seorang isteri/suami Pegawai Negeri Sipil bercerai, maka KARIS/KARSI yang telah diberikan kepadanya, dengan sendirinya tidak berlaku lagi tetapi apabila ia rujuk/kawin kembali dengan bekas suami/istrinya, maka KARIS/KARSU tersebut dengan sendirinya berlaku kembali;

Apabila Pegawai Negeri Sipil berhenti dengan hormat dengan hak pensiun, maka KARIS/KARSU yang telah diberikan kepada isteri / suaminya tetap berlaku, begitu juga apabila Pegawai Negeri Sipil atau pensiunan Pegawai Negeri Sipil meninggal dunia, maka KARIS/KARSU tetap berlaku selama masih ada janda / duda / anak yang berhak atas pensiun.

SYARAT-SYARAT :

Usul dan Surat Pengantar dari Instansi yg bersangkutan;
Photo Copy Legalisir SK CAPEG & PNS;
Photo Copy Legalisir SK Pangkat Terakhir;
Photo Copy Surat Nikah Legalisir KUA setempat;
Pasphoto Ukuran 2×3 sebanyak 3 lembar (Hitam Putih);
Laporan Perkawinan Pertama

Semoga bermanfaat bagi yang membaca artikel ini umumnya, serta khususnya bagi sahabat yang baru menjadi PNS.

Saran serta komentar yang membangun website ini sangat admin harapkan

You May Also Like

About the Author: Yayan Maliki

Tetap jadi diri sendiri itu lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!